Ciptakan Generasi Qur'ani Bersama Yayasan Mahad Rabbani

Minggu, 11 Maret 2018

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

 إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)



Siapa sih yang tidak ingin memiliki anak yang sholeh dan sholehah?
Namun di jaman teknologi yang serba canggih ini, mendidik anak menjadi sholeh dan sholehah adalah sebuah tantangan besar. Bagaimana tidak, tayangan media elektronik, internet, media cetak banyak yang mengajarkan budaya yang jauh dari nilai-nilai Islam. 


Allah SWT akan memberikan keutamaan mendidik anak berupa pahala amal jariyah bagi orang tua yang dapat mendidik anak menjadi anak yang sholeh dan sholehah. Tentunya hal tersebut menjadi dorongan motivasi tersendiri dalam mendidik anak. Semangat saja tidak cukup, perlu bekal yang cukup dalam mendidik anak sholeh dan sholehah. Berikut ini beberapa poin yang bisa menciptakan anak yang sholeh dan sholehah.

1. MEMBINA KEIMANAN ANAK
Dalam mendidik anak sholeh dan sholehah, pembinaan keimanan bisa dilakukan dalam dua cara yaitu, mengajarkan keyakinan bahwa Allah senantiasa melihat perbuatan kita dan menanamkan rasa takut kepada Allah SWT. Dengan keyakinan bahwa Allah SWT melihat perbuatan setiap hamba Nya, diharapkan anak akan selalu berbuat sesuai dengan perintah Nya dan menjauhi semua larangan Nya. Dengan adanya rasa takut terhadap Allah SWT diharapkan anak akan senantiasa menjauhi perbuatan dosa dimanapun dia berada, dalam keramaian maupun sendirian.

2. MEMBIASAKAN BERIBADAH KEPADA ANAK
Mengajarkan anak ibadah dilakukan dengan mengajak anak melaksanakan ibadah-ibadah wajib dan kemudian ibadah-ibadah sunnah. Seperti sholat wajib 5 waktu, puasa ramadhan, sholat sunnah dhuha,  sholat sunnah rawatib, puasa senin kamis dan sebagainya. Orang tua juga harus pandai memberikan contoh dan keteladanan dalam mengajarkan ibadah kepada anak-anak sehingga timbul kesadaran dalam diri anak bahwa beribadah kepada Allah adalah suatu kebutuhan pribadi manusia.

3. PENDIDIKAN AKHLAK DAN ADAB
Akhlak adalah perangai yang dibentuk. Anak-anak mencontoh akhlaq dari lingkungan sekitarnya, terutama orang tua. Dalam mendidik akhlaq anak sholeh dan sholehah peranan teladan orang tua sangat besar. Orang tua harus mampu menjadi contoh pertama dalam mengajarkan akhlaq terpuji seperti jujur, bersabar, rendah hati dan sebagainya. Orang tua juga harus bisa mendeskripsikan akhlaq-akhlaq tercela kepada anak, sehingga anak dapat menghindarinya. Orang tua terkadang harus tegas ketika anak melakukan akhlaq tercela, terutama jika hal tersebut terjadi berulang kali. 

4. PEMBENTUKAN JIWA
Pembentukan jiwa anak-anak dapat dilakukan dengan memberikan perhatian dan kasih sayang, seperti sentuhan, kasih sayang, perhatian, bermain, bercanda bersama dan lain - lain. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menunjukkan bahwa orang tua sangat menyayangi anaknya. Maka tunjukkan lah rasa kasih sayang itu kepada anak, sehingga anak merasakan perhatian yang dicurahkan orang tua kepada anaknya. Memberi hadiah atau mengucapkan kata kasih dan sayang secara lisan, merupakan salah satu bentuk kasih sayang orang tua kepada anaknya.

5. PEMBENTUKAN INTELEKTUAL ANAK
Allah SWT meninggikan derajat ahli ilmu dibandingkan dengan ahli ibadah. Orang tua bisa memberikan motiavasi menuntut ilmu, baik itu ilmu agama maupun sains dan teknologi. Untuk ilmu agama status mempelajarinya adalah fardhu ain, sedangkan untuk sains dan teknologi statusnya adalah fardhu kifayah. Ketika mendidik anak sholeh dan sholehah, orang tua harus dapat membimbing anak-anak memahami hukum-hukum Islam, mencarikan guru yang tepat, mendorong anak mempelajari bahasa Arab dan bahasa asing lain yang diperlukan, mengarahkan anak sesuai minat ilmiahnya.

Kita mungkin pernah mendengar kisah Imam Syafii yang dapat menghafal Al Quran di usia belia (7 tahun). Hal tersebut tidak lepas dari peran Ibu Imam Syafii kecil dalam mengajarkan Islam kepada beliau, memilihkan guru yang tepat dan memotivasinya. Hingga akhirnya dalam usia belasan tahun Imam Syafii sudah dapat memberikan fatwa dan pengajaran.

Untuk menunjang semua faktor untuk menciptakan anak yang sholeh dan sholehah, tentu kita membutuhkan sarana penunjang untuk memperoleh nya. Sarana yang baik adalah memilihkan tempat pendidikan yang tepat bagi buah hati kita agar mereka senantiasa terjaga akhlak dan iman nya. Pilihan yang tepat untuk menunjang segala aspek tersebut diatas adalah Yayasan Mahad Rabbani Kota Bengkulu.

KENAPA YAYASAN MAHAD RABBANI ?

Yayasan Ma'had Rabbani Bengkulu bergerak dalam bidang dakwah, sosial dan pendidikan dengan ciri khas sistemnya yang terpadu dan unggulan Tahfidzul Qur'an dengan izin Allah terus mengembangkan kiprahnya di tengah - tengah masyarakat.

Mengingat sangat pentingnya pusat - pusat pendidikan islami secara terpadu yang lebih modern untuk terus dikembangkan sehingga melahirkan Sumber Daya Manusia muslim sejati, Qur'ani, unggul dan berkapasitas global. Maka Yayasan Ma'had Rabbani Bengkulu memiliki beberapa sekolah dari jenjang PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) yang insya allah memiliki unggulan Tahfidzul Qur'an.

PAUD IT RABBANI

Pendidikan pra sekolah merupakan bagian dari sistem pendidikan dasar yang sangat menentukan pembentukan kepribadian anak dan pengembangan kemampuan dasarnya. Untuk itu PAUD IT Rabbani memadukan konsep dan program belajar mengajar dengan pengembangan agama islam sehingga diharapkan dapat membantu membangun pondasi ke arah perkembangan kepribadian yang terpadu. Usaha ke arah pencapaian tujuan dilakukan dengan penanaman benih - benih keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, dan membiasakan hidup islami, serta pengembangan kemampuan dasar anak meliputi kemampuan bahasa, sosial, emosional kognitif, fisik, motorik dan seni.

Dengan memiliki akreditasi A, PAUD IT Rabbani memiliki visi mewujudkan generasi Qur'ani terdepan dalam akhlaq dan intelektual, serta memiliki tujuan untuk menanamkan benih - benih keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT sedini mungkin, serta meletakkan dasar kearah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan untuk perkembangan anak. Tidak hanya itu, PAUD IT Rabbani juga memiliki tujuan untuk menciptakan generasi yang cerdas, ceria, imajinatif dan sukses dunia akhirat.
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ



SDIT RABBANI


SDIT Rabbani didirikan pada tahun 2007, dengan harapan dapat memberikan wadah bagi masyarakat dalam penerapan pendidikan Islam yang lebih baik bagi putra-putri generasi bangsa. Oleh karena itu SDIT Rabbani mencoba memadukan antara pembelajaran umum dan diintegrasikan dengan pendidikan agama Islam kemudian siap berkompetisi dengan sekolah-sekolah lainnya dalam mencerdaskan anak bangsa dengan melahirkan generasi-generasi Rabbani.

SDIT Rabbani Tanah Patah Kota Bengkulu yang telah terakreditasi A ini merupakan sekolah dasar yang menerapkan nilai - nilai Qur'ani berdasarkan sistem pembelajaran terpadu, berakhlak mulia, berdisiplin tinggi, berwawasan luas, bersikap terbuka dan kritis dengan ciri khas menggunakan sistem "Full Day School" yang diterapkan disekolah, memberikan keleluasaan dalam pengontrolan aktivitas ibadah, akhlak, pergaulan sosial masyarakat sekolah sehingga diharapkan konsep keterpaduan antara IPTEK dan IMTAQ dapat terwujud dengan baik, Integrated Curriculum, Tahfidzul Qur'an, Every Day with Qur'an, Student Active Learning, Play Learn and Do, keteladanan, Komunikatif Interventif dan Leadership.

Walaupun SDIT Rabbani merupakan unggulan Tahfidz Qur'an, namun tidak serta merta membuat SDIT Rabbani selalu memenangkan kompetisi dibidang keagamaan. Beberapa waktu lalu, SDIT Rabbani telah memborong sejumlah piala dibidang Akademik, seperti juara 1 LCC tingkat SD se - Kota Bengkulu, Meraih Piala bergilir dengan memperoleh juara 2 dan 3 Lomba Ki Hajar Dewantara Tingkat Provinsi. Tidak hanya itu, bahkan SDIT Rabbani juga telah menyabet beberapa piala yang diperoleh dari Kontes Robotik skala Nasional dan Internasional.

BACA JUGA : Janji Allah Bagi Pencinta dan Penghafal Al-Qur'an

SMPIT RABBANI

Dengan memiliki program unggulan Tahfidzul Qur'an, tajwid dan ibadah harian lainnya, siswa - siswi SMPIT Rabbani memiliki segudang prestasi dari segala bidang. Mulai dari prestasi dibidang akademik, keagamaan hingga non akademik seperti olah raga.

Kurikulum pendidikan di SMPIT Rabbani tidak hanya sekedar tertuang di kertas. Namun yang terpenting telah dimiliki (secara inheren) oleh setiap guru secara utuh. Sehingga siswa tidak sekedar mendapatkan teori dan pengajaran, tapi benar - benar merasakan pendidikan secara tarbiyah dan keteladanan.

Beberapa prestasi yang pernah di peroleh oleh siswa - siswi SMPIT Rabbani adalah :
Juara 1 Lomba O2SN Cabang Atletik Lempar Lembing
Juara 1 Karya Ilmiah Pelajar Tingkat Kota Bengkulu
Juara 2 LCC RBTV Tingkat SMP/MTs se-Kota Bengkulu
Meraih Mendali Perunggu Karate se-Provinsi Bengkulu
Dan masih banyak lagi prestasi - prestasi lainnya. 

PONDOK PESANTREN IIT RABBANI

Pondok Pesantren Internasional Islam Terpadu (IIT) Rabbani memiliki visi menjadikan pesantren yang modern, maju, serta melahirkan insan muslim yang berilmu, berakhlak mulia, berkepribadian utuh, faqih, unggul, berwawasan global dan menghafal Al-Qur'an.

Kurikulum yang digunakan merupakan kurikulum Islami Konferhensif (Manhaj Rabbani), yang memadukan antara IMTAQ dan IPTEK. Dengan tidak meninggalkan standar akademik yang ditetapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementrian Agama RI. Manhaj keagamaan yang diajarkan pun merupakan Manhaj Ahlussunnah waljama'ah yang bersifat moderat (wasathiyah), berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafunasshaalihin.

Pondok Pesantren IIT yang sebelumnya hanya menerima santri putra, untuk tahun pelajaran baru 2018/2019 ini akan membuka penerimaan untuk santri putri. Dan terbuka untuk jenjang SMP dan SMA sederajat.

Dengan model pondok (asrama), para santri akan dididik secara utuh dalam semua aspek kehidupan selama 24 jam dengan melakukan pendekatan cinta, kasih sayang, kemandirian, kesadaran, kepemimpinan dan bertanggung jawab.


Yayasan Ma'had Rabbani berharap dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tapi juga unggul di bidang keagamaan.
Ilmu dunia penting, namun bekal menuju akhirat adalah yang utama.

Contact Person :
PAUD IT RABBANI : 085273853863
SDIT RABBANI : 085664908964
SMPIT RABBANI : 085379229630
PONDOK PESANTREN IIT RABBANI : 085279200195

Alamat :
Jl.Mayjend Sutoyo Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung
Kota Bengkulu - 38224

5 komentar on "Ciptakan Generasi Qur'ani Bersama Yayasan Mahad Rabbani"
  1. semoga semakin banyak sekolah berbasis islam yang nantinya akan mencetak generasi islami..Aamiin

    BalasHapus
  2. Informasi penting ini bagi keluarga-keluarga muslim di Bengkulu dan sekitarnya.

    BalasHapus
  3. Semoga semakin banyak sekolah bagus yang mencetak karakter anak2 Indonesia ya mba.

    BalasHapus
  4. Moga bisa menyekolahlan anak saya di sekolah dengan kualitas yang bagus.

    BalasHapus
  5. mendidik anak menjadi generasi qurani memang tak mudah, mba. tapi memang bisa dimulai dengan melakukan memilih sekolah islam terbaik

    BalasHapus

Auto Post Signature