Jajanan Khas Bengkulu Dalam #PesonaRamadan2018

Kamis, 31 Mei 2018
Di zaman now seperti sekarang, jajanan pasar sudah mulai tergeser dan digantikan oleh jajanan kekinian ala kebarat-baratan. Padahal jajan pasar ini mencerminkan ke-khas-an dan jati diri suatu daerah agar lebih dikenal. Tak dapat di elakkan lagi, saat ini jajanan pasar sudah mulai sulit di temukan jika tidak ada event tertentu di suatu daerah. Bahkan banyak kids jaman now yang bahkan tidak mengenal dan tidak peduli dengan ciri khas daerah kelahiran nya.

Duh,, sayang banget kan, padahal jajanan pasar ini tak kalah nikmat dan lebih sehat dibandingkan jajanan kekinian yang sedang hits dikalangan masyarakat.

Tapi berkat event Kampung Ramadhan Camkoha yang ada di Kota Bengkulu, untuk mencari dan menemukan jajanan khas Bengkulu ini tidak perlu sulit lagi. Ini lah nikmat nya #PesonaRamadan2018. Dimana kita bisa menemukan berbagai kuliner, atraksi maupun hiburan daerah yang selama ini tidak mudah kita temukan, dan kini berkumpul menjadi 1 lokasi di Kampung Ramadan. 

Beberapa agenda yang ada di Kampung Ramadan Camkoha adalah :
Lomba Qasidah (sebulan penuh)
Fashion Show Busana Islami
Pentas Seni (Pensi) sekolah se-provinsi (digilir setiap hari)
Akustik Religi (perform spesial with sponsor (Seminggu sekali)
Booth selfie ramadhan
Nggak hanya atraksi yang memukau, di Kampung Ramadan juga tersedia both penukaran uang pecahan yang biasanya akan di jadikan sebagai THR bagi sanak saudara.

Seperti dikatakan sebelumnya, momen Kampung Ramadan ini nggak hanya menyediakan berbagai atraksi, namun juga terdapat berbagai kuliner baik jajanan maupun masakan khas Bengkulu yang harus kita coba. Mungkin ada sebagian orang yang belum mengetahui atau sekedar mencicipi jajanan khas Bengkulu ini. Nah, ayuk di intip dulu apa saja jajanankhas Bengkulu yang nikmat dan sayang kamu lewatkan ketika berada di Kampung Ramadan :

1. Ketupek Nasi
Dari nama nya, mungkin teman-teman sudah tau ya, Ketupat atau biasa orang Bengkulu menyebutnya Ketupek adalah makanan yang berbahan dasar nasi dengan pembungkus daun kelapa yang di jalin. Namun disini proses pengolahan dan penyajian nya jauh berbeda dari pada ketupat pada umumnya. 
Dok. Pribadi
Ketupek Nasi diolah dengan cara di rebus menggunakan air santan kelapa. Sehingga penyajian nya lebih gurih dan berminyak. Penyajian nya pun di temani oleh kuah sambal dengan komposisi cabe dan ikan teri serta bumbu lain yang dihaluskan bersamaan. 

Bisa di santap dengan cara di cocol kuah sambal atau disiram dengan kuah sambal. Rasa nya jangan di tanya, perpaduan gurih yang pas dan nikmat banget. Mau versi pedas nya? bikin sendiri yaa..
Karena yang dijual pedagang biasa nya tidak terlalu pedas.

2. Lepek Binti
Yapp,, jajanan yang satu ini cukup populer di masyarakat. Cara membuat dan bahan dasar yang mudah di peroleh, membuat jajanan ini mudah ditemui di pasar tradisional. Dengan berbahan dasar santan dan tepung tapioka di balut daun pisang membentuk limas, membuat jajanan ini memiliki tekstur bagian luar yang kejal dan gurih sekaligus unik.
Sumber : www.elviansori.com
Pada bagian dalam lepek binti, terdapat inti berupa kelapa parut yang di sangrai oleh gula aren sehingga lebih nikmat manis nya. 

3. Cung Ucung
Cung Ucung atau lebih dikenal masyarakat pada umumnya sebagai ocong-ocong adalah jajanan khas berbahan dasar parutan kelapa dan buah pisang yang dibungkus dengan daun kelapa berbentuk kerucut. Jajanan khas ini sudah cukup sulit di temui di pasar tradisional.

4. Bongkol
Nama nya agak aneh ya?
Tapi ternyata jajanan ini memiliki nama nasional sebagai bubur sum-sum. hanya saja penyajian Bongkol ini menggunakan daun pisang. Sehingga lebih terlihat tradisional dan mem-bumi. Hehehe
Berbahan dasar tepung beras yang di adon dengan air santan, membuat bongkol memiliki rasa gurih yang asli. Gula aren yang biasa nya di campurkan langsung kedalam daun pisang ini juga menambah kenikmatan saat mengenyam nya.
Dok. Pribadi
5. Lemang Tapai
Pernah mencoba nya?
Lemang yang berbahan dasar ketan ini memiliki tingkat pembuatan yang cukup rumit. Jika jajanan khas lain hanya di rebus atau di kukus, maka jajanan ini harus di bakar di dalam potongan bambu. Berbahan dasar ketan yang di adon oleh air santan, kemudian di balut oleh daun pisang dan di masukkan ke lobang batang bambu. Proses memasak nya pun harus memakan waktu berjam-jam agar ketan di dalam potongan bambu ini masak sempurna.

Jika ingin memakan nya, janga lupa keluarkan dulu ketan tadi dari potongan bambu nya. Hidangkan menggunakan tapai ketan hitam yang telah di masak.
Sumber : www.sportourism.id
Itulah beberapa jajanan khas Bengkulu yang sangat disayangkan jika dilewatkan di momen ramadan. beberapa mungkin mudah di peroleh, namun beberapa lagi sangat sulit di peroleh jika tidak dalam event atau upacara adat tertentu. Yuk manfaatin momen Pesona Ramadan 2018 ini untuk lebih mencintai kuliner daerah sendiri agar lebih dikenal oleh nasional.

#GenPI #PesonaRamadan2018 #PesonaIndonesia


Post Comment
Posting Komentar

Auto Post Signature